Inovasi Seputar Pendidikan

Soundscape untuk Perbaikan Taman Kota

 

SURABAYA – Banyak taman yang menjadi ikon sebuah daerah. Namun tidak banyak taman yang menjadikan bunyi-bunyian sebagai elemen di dalamnya. Tak terkecuali di Surabaya. Kalau pun ada, bunyi tersebut cenderung bising dan mengganggu.

Hal inilah yang kemudian menjadi perhatian lima dosen Program Studi Arsitektur Universitas Kristen Petra (UK Petra). Dengan didukung dana oleh United Board of Christian Higher Education in Asia (UBCHEA) mereka mengenalkan konsep bunyi-bunyian untuk taman kota. Kelima dosen Program Studi Arsitektur UK Petra tersebut adalah Prof. Christina Eviutami Mediastika, Ph.D., Gunawan Tanuwidjaja, S.T., M.Sc., Luciana Kristanto, S.T., M.T., Rully Damayanti,S.T., M.Art., Ph.D., dan Dr. Ronny Gunawan Sunaryo, S.T., M.T.

“Melalui bantuan rekan-rekan disabilitas netra dari YPAB Surabaya, kami melihat tingkat kenyamanan taman kota melalui aspek bebunyian (soundscape) untuk diteliti. Hasil ini nantinya temuan yang dapat membantu Pemerintah kota Surabaya dan selanjutnya dapat digunakan di taman kota di kota lain. Harapannya untuk meningkatkan kualitas taman kota,” ungkap Prof. Christina Eviutami selaku ketua riset, Senin (7/5/2018).

Konsep bunyi-bnyian ini telah dikaji banyak pihak. Di antaranya, Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH), Ir. Chalid Buhari. Chalid membahas mengenai taman kota di Surabaya sebagai Ruang Publik bagi semua. Dilanjutkan dengan Dr. Sugeng Joko Sarwono dan Dr. Anugrah Sabdono Sudarsono asal Institut Teknologi Bandung (ITB). Mereka akan membahas soundscape sebagai lingkungan binaan.

Penjelasan ini disambung oleh para dosen Program Studi Arsitektur UK Petra yaitu Dr. Ronny Gunawan Sunaryo, S.T., M.T., dan Rully Damayanti,S.T., M.Art., Ph.D., yang akan membahas mengenai ruang publik kota Surabaya sebagai fasilitas untuk semua. Prof. Christina Eviutami Mediastika, Ph.D., akan membahas bahwa soundscape seharusnya dapat digunakan untuk peningkatan kualitas taman kota. Tak ketinggalan seorang dokter khusus pendengaran yaitu Laksa TNI (Purn) dr. Sulantari, Sp.THT-KL yang akan membahas gangguan pendengaran karena kebisingan. (ano)

About the author

admin

Leave a Comment